14 Februari; Cinta Lebih dari Sekedar Sekuntum Mawar dan Sebatang Coklat

 http://dihya.files.wordpress.com/2009/02/valentineday1.jpg

14 Februari, banyak orang mengenal sebagai hari Valentine atau hari kasih sayang. Dihari yang ‘katanya’ penuh cinta itu banyak dimanfaatkan oleh muda-mudi untuk menyatakan ‘cinta’. Lewat setangkai bunga mawar dan sebatang coklat, maka bertambah ‘syahdu’ lah pernyataan cinta itu. Cinta jadi pernyataan ‘sakral’ yang dipuja-puja disertai suka cita dan air mata, I Love You Honey…. (lebaayy…)


Apakah Cinta itu?
Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. (wikipedia)

Ya, cinta adalah sebuah perasaan! Dengan perasaan cinta itu, kita selalu teringat kepadanya. Dengan perasaan cinta itu, kita juga selalu ingin bersamanya. Dengan cinta itu, kita selalu ingin berbagi bersamanya. Cinta adalah bentuk perasaan di hati.

Dan cinta adalah berbuat! Dengan cinta, kita ingin berbuat sesuatu yang terbaik baginya. Dengan cinta itu, kita ingin melakukan yang terbaik baginya. Dan dengan cinta itu kita ingin memberi kepada orang atau sesuatu yang kita cintai itu.

Dan cinta bukan suatu bentuk perasaan ‘hanya’ kepada pacar atau lawan jenis. Cinta bisa kepada siapa saja dan apa saja. Cinta utama adalah pada ‘Allah Subhanallahu wata’ala’ lalu diikuti dengan cinta kepada orang tua baru kepada hal-hal lain. Bisa juga cinta pada hobi, pekerjaan, teman, dan siapa ataupun apa saja!

Cinta; Bahasa Lisan yang Jadi Primadona

Lewat Valentine’s Day, cinta ‘seolah’ berubah makna. Cinta yang diwakili oleh perasaan dan diiringi dengan perbuatan itu menjadi bahasa lisan yang harus diucapkan dengan diiringi sekuntum bunga mawar atau sebatang coklat. Tahukah anda artinya? Artinya bahwa cinta ‘turun derajat’. Mengapa?

Pertama, momen cinta yang seharusnya ditebarkan disetiap saat dan di setiap waktu menjadi di ‘khususkan’ pada hari Valentine. Sekalipun pada hari itu Cinta ditebar dengan intensitas yang berlebihan dan di gaungkan dengan cara yang ‘lebay’ toh tidak merubah nilai cinta itu jadi lebih berarti!

Kedua, bahasa lisan adalah bahasa yang paling mudah untuk membodohi dan membohongi. Dengan sedikit romantisme ala Romeo dan Juliet, disertai temaram bulan purnama, orang lain atau lawan jenis akan lebih mudah untuk terbuai dengan suasananya. Dampaknya, mudah bagi orang atau lawan jenis untuk ‘menyerahkan’ dirinya terlelap oleh cinta yang diucapkan oleh orang atau lawan jenisnya.

Jadi, mengapa terbuai oleh kata-kata indah tentang cinta? Mengapa dengan moment Valentine, sekuntum bunga dan sebatang coklat cukup bagi seseorang untuk membuktikan cintanya? Bukankah cinta adalah perbuatan. Saya jadi teringat anekdot teman saya seorang pria. Ia mengatakan begini; Wanita melakukan sex untuk mendapatkan cinta, sementara Pria menyatakan Cinta untuk mendapatkan Sex! Perkataan itu bisa jadi benar mengingat banyaknya kejadian-kejadian dari cerminan anekdot di atas. Ya, betapa banyak wanita yang terbuai dengan perkataan cinta, lalu berpacaran dan akhirnya tanpa sadar melakukan hal yang sebenarnya hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri?

Peristiwa demi peristiwa mencatat banyak yang terjadi ketika pernyataan cinta itu dilanjutkan dengan berpacaran. Berapa banyak lelaki yang lari ketika si wanita minta ia untuk menikahinya? Banyak! Berapa banyak lelaki yang tidak bertanggung jawab dan lari ketika si wanita telah ‘berbadan dua’? Banyak. Bahkan, berapa banyak lelaki yang membunuh wanita ketika dimintai pertanggung jawabannya? Naudzubillah …

Jadi kenapa harus terbuai dengan Cinta? Bukankah cinta lebih dari sekedar sekuntum mawar dan sebatang coklat?


sumber: http://news.indonewyork.com/index.php?mod=article&cat=Indonesia&article=1393

0 Response to "14 Februari; Cinta Lebih dari Sekedar Sekuntum Mawar dan Sebatang Coklat"

Post a Comment

Boleh Berkomentar Asal Tidak Menggunakan Kata Kasar,,,,,, Tx For Visit ^^


Free Updates to your Inbox
Follow us:
facebook twitter gplus pinterest rss