Ini Dia Cafe Kukuryku, Makan Sandwich Serasa di Dapur Sendiri


Kukuryku menonjolkan tema feminitas kuat, dengan menonjolkan warna netral monokrom krem, putih, dan hijau pupus didalamnya.

Sebuah kafe yang baik, pastinya mementingkan kenyamanan konsumen tanpa membuat mereka berdiri berdesakan menunggu antrean panjang. Pelanggan juga bisa leluasa menyantap makanan sesuai pesanan, sembari merasa dimanja oleh kehangatan interior nan “homy” di dalamnya.

Kenyamanan tiada duanya itu bisa didapatkan di Kukuryku (secara harfiah dapat diartikan sebagai “sangkar burung”). Kafe Kukuryku merupakan sandwich cafĂ© bar yang terletak di tengah kota Koszalin, Polandia.
Keunggulan pelayanan kafe ini menyediakan makanan sehat cepat saji seperti sandwich, wrap, salad dan aneka kue kering, ditemani secangkir kopi atau jus buah segar dengan suasana ramah seperti layaknya berada di rumah nenek.

Ketika merancang interior kafe ini, Magnalena Kokar, sang pemilik,  membayangkan kafe seperti layaknya dapur di rumah hunian, dengan nuansa kelembutan dan keibuan namun di sisi lain ringkas dan sigap. Kukuryku menonjolkan tema feminitas kuat, dengan menonjolkan warna netral monokrom krem, putih, dan hijau pupus didalamnya. Ketika mendesain sebuah ruang interior, penting dipahami bahwa ruang merupakan sebuah kesatuan. Maka, antara tema dan gaya ruangan harus berkesinambungan. Elemen yang tercakup didalamnya mampu memberikan harmoni untuk memperkuat komposisi ruang secara keseluruhan. Karenanya, skema warna menjadi salah satu cara untuk menyatukan ruang.

Furnitur Bergaya Victoria
Selain pemilihan warna, unsur kuat lainnya ialah pemilihan mebel semi-klasik dan dekorasi autentik berkesan “unfinished”. Keseluruhan kesan “dapur rumah” terangkum dalam ritme yang mengalir dalam ruangan. Ritme adalah salah satu fundamental desain yang biasanya memiliki pola repetitif. Ritme terwujud lewat pola sangkar burung pada treatment jendela, rumput kering yang dipasang sebagai bingkai lampu, pernak-pernik dapur yang menyebar di lemari pajang, bantal dan bahkan selimut pada sofa. Magnalena ikut mendesain sendiri sebagian furnitur di dalam kafe dengan “mencomot” beragam ide gaya “Victoria”.

Focal point kafe ini dimulai dari akses pintu masuk, pembeli disuguhi lemari pernak pernik besar, kursi taman serta kereta bayi klasik yang ditata apik di depan pintu masuk, berhasil memancing mereka tergerak memasuki kafe. Trik ini, rupanya berhasil menggaet para pembeli menikmati kenyamanan dapur Kukuryku.
** Penulis adalah desainer interior dari  RuangkaRya™, saat ini tengah menempuh pendidikan S3 Urban Design di Bauhaus University, Jerman. 

0 Response to "Ini Dia Cafe Kukuryku, Makan Sandwich Serasa di Dapur Sendiri"

Post a Comment

Boleh Berkomentar Asal Tidak Menggunakan Kata Kasar,,,,,, Tx For Visit ^^


Free Updates to your Inbox
Follow us:
facebook twitter gplus pinterest rss