4 cara mengatasi anak yang sulit bicara

 cara mengtatasi anak yang sulit bicara


Kemampuan berkomunikasi seorang anak ditentukan tidak hanya oleh kecerdasannya saja, tapi juga oleh pendidikan dari kedua orang tuanya. Jika ibu dan ayah tidak banyak mengajarkan anak berbicara, maka si anak pun akan kesulitan untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya ia pikirkan. Untuk itu, orang tua perlu mengajarkan anak dari mulai kecil agar mau berbicara.

Gunakan kata-kata yang paling mudah

Untuk membuat anak pandai berbicara, gunakan kata-kata yang paling mudah yang memungkinkan anak untuk bisa menyerapnya dengan cepat. Misalnya saja, kata "baca", "Ayah", "Ibu", "Mama", "Makan", "Bobo", dan lain sebagainya.
Penggunaan kata yang paling mudah ini bisa dilihat dari berapa banyak suku kata dan dari berapa banyak konsonan yang ada di dalamnya. Gunakan kata dengan dua suku kata terlebih dahulu untuk memudahkan anak berbicara. Setelah lancar, baru beralih ke kata dengan tiga atau empat suku kata. Namun, jangan dulu ajarkan anak dengan kata-kata yang sulit seperti "konsentrasi", "Interperetasi", dan kata-kata yang terlalu rumit.

Ajarkan secara berulang-ulang

Agar anak bisa memahami maksud dan tujuan dari kata-kata yang diajarkan secara cepat, maka ajarkan anak untuk mengulang satu kata dalam sehari. Misalnya saja, "kuda" diajarkan dengan suku kata menjadi "ku" dan "da". Setelah lancar, tanyalah anak dengan menggunakan gambar kuda sambil bertanya, "apa ini? Ini ku-da." Dengan begitu, si anak pun akan lebih mudah menyerap pelajaran dalam berbicara secara lebih cepat.

Ajarkan dengan gambar

Jika si anak sulit untuk diajarkan secara lisan saja, maka ajaklah anak untuk melihat gambar atau menonton film agar dia terapresiasi untuk mengucapkan kata-kata yang hendak diajarkan. Misalnya saja, untuk mengajarkan kata "makan", maka Ibu bisa mengajarkan anak sambil membaca buku cerita tentang makanan sehat atau menonton film tentang anak yang sedang makan buah-buahan.

Ajarkan hanya kata yang baik saja

Kata-kata berkonotasi baik akan lebih sulit diserap oleh anak dibandingkan dengan kata-kata yang berkonotasi buruk. Oleh sebab itu, Ibu sebaiknya mengajarkan anak kata-kata yang berkonotasi baik saja karena kata-kata berkonotasi buruk akan dipelajari dengan sendirinya melalui percakapan maupun kehidupan sehari-hari. Hindari kata "jangan" dan gunakan kata "sebaiknya", dan lain-lain.
Selamat mengajarkan anak berbicara!


sumber http://gladisco.lintas.me/article/parenting-and-education/4-cara-mengatasi-anak-yang-sulit-bicara

0 Response to "4 cara mengatasi anak yang sulit bicara "

Post a Comment

Boleh Berkomentar Asal Tidak Menggunakan Kata Kasar,,,,,, Tx For Visit ^^


Free Updates to your Inbox
Follow us:
facebook twitter gplus pinterest rss